Atas kiri (KH. Muradi bin H. Abdul Manaf) atas kanan (KH. Muhammad Yusran bin H. Syakrani)
bawah kiri-kanan ( H. Syamsuddin - H. Ahmad Sibawaihi - Abdul Khair )
Pendiri dan pengasuh pp almuradiyah
PONDOK PESANTREN AL-MURADIYAH
Desa Pandak Daun Kec. Daha
Utara
PIMPNAN
KH.AHMAD SIBAWAIHI
A. Sejarah
berdirinya
Pondok Pesantren Al Muradiyah didirikan pada tanggal 14
Rabi’ul Akhir 1404 H bertepatan dengan 23 Juli 1984 M di Jalan Pandak Daun,
Desa Pandak Daun Rt. 01 Rk. I No. 1 Kecamatan Daha Utara Negara Kabupaten Hulu
Sungai Selatan.
Namun, karena terjadi kebakaran hebat di kompleks Pondok
Pesantren Al-Muradiyah Kecamatan Daha Utara Negara Kabupaten Hulu Sungai
Selatan pada tahun 1995, maka pada tahun itu pula Pondok Pesantren Al Muradiyah
Kecamatan Daha Utara Negara Kabupaten Hulu Sungai Selatan berpindah tempat ke
Jalan Pandak Daun, Desa Pandak Daun Rt. 02 Rk. I Kecamatan Daha Utara Negara
Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Pelopor berdirinya Pondok Pesantren Al Muradiyah ini adalah
Tuan Guru Rasyidi Ahmad dan Tuan Guru KH. Muhammad Yuseran H. Sya’rani
(H.Sungguh).
Nama Al Muradiyah berasal dari nama salah seorang ulama
besar di negara yaitu KH. Muradi bin Abd. Manaf yang sekaligus merupakan mertua
KH. Muhammad Yuseran H. Sya’rani (H.Sungguh).
Pondok Pesantren Al-Muradiyah Kecamatan Daha Utara Negara
memiliki lokasi yang strategis dan cukup permanen karena Pondok Pesantren
Al-Muradiyah Kecamatan Daha Utara Negara terletak di dalam Kompleks Pondok
Pesantren yang tersendiri dan jauh dari keramaian serta hanya dikelilingi
lingkungan persawahan.
Adapun Pondok Pesantren Al-Muradiyah Kecamatan Daha Utara
Negara berbatasan dengan:
a. Sebelah Barat berbatasan dengan
areal persawahan penduduk.
b. Sebelah Timur berbatasan dengan
tanah Pemerintah Desa Pandak Daun.
c. Sebelah Selatan berbatasan dengan
jalan Gang Pondok Pesantren Al Muradiyah
d. Sebelah Utara berbatasan dengan
Sungai Pandak Daun.
Adapun periodesasi kepemimpinan di Pondok Pesantren Al-Muradiyah
adalah sebagai berikut:
a. Tahun 1984 s.d Tahun 1985
dipimpin oleh Tuan Guru Rasidi Ahmad (gambar beliau tidak ada arsipnya)
b. Tahun 1985 s.d Tahun 1999 dipimpin
oleh Tuan Guru KH. Muhammad Yuseran bin H. Sya’rani (H. Sungguh).
c. Tahun 1999 s.d sekarang dipimpin
oleh Tuan Guru KH. Ahmad Sibawaihi bin KH. Muhammad Yuseran bin H.
Sya’rani (H. Sungguh).
B.
Latar Belakang Pendirian Pondok Pesantren Al
Muradiyah
Adapun latar belakang pendirian Pondok Pesantren Al
Muradiyah ini adalah sebagai berikut:
a. Untuk menampung
anak-anak yang putus sekolah/ tidak mampu
b. Untuk
menerapkan Bahasa Arab.
c.
Untuk
membentuk Muslim yang bertaqwa.
d.
Turut
serta menyebarluaskan syiar Islam
e.
Turut
serta mencerdaskan bangsa sesuai dengan Pembukaan UUD 1945.
f.
Membentuk
Akhlakul Karimah dalam kehidupan sehari-hari.
C.
Sistem dan Jenjang Pendidikan
Sejak awal didirikan, sistem belajar yang diterapkan di
Pondok Pesantren ini adalah sistem belajar klasikal dan bahan pelajaran
menggunakan Kitab-Kitab berbahasa Arab (Kitab Kuning) dan para santri tidak
dipungut bayaran dan kitab disediakan oleh pihak pondok pesantren.
Pondok pesantren Al-Muradiyah terbagi dalam 6 tingkatan
kelas. Kelas 1-3 adalah Tingkat Wustho, sedangkan kelas 4-6 adalah Tingkat
‘Ulya. Pada Pondok Pesantren Al-Muradiyah ini santri putera dan puteri belajar
dalam kelas yang berbeda, bahkan waktu belajarnya pun berbeda, santri putera
pagi hari sedangkan santri puteri siang hari. Inilah salah satu karakteristik
Pondok Pesantren Al-Muradiyah sebagai salah satu Pondok Pesantren Salafiyah.
D.
Program Wajar Dikdas 9
Tahun
Pada tahun 2004 Pondok Pesantren Al
Muradiyah menyelenggarakan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun untuk
Tingkat Wushto setara MTs. Oleh karena itu, sekarang Pondok Pesantren Al
Muradiyah tidak hanya mengajarkan Kitab Kuning semata, melainkan terdapat
beberapa mata pelajaran umum sebagai wujud pelaksanaan dari Program Wajib
Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun untuk Tingkat Wushto setara MTs.
Selain kegiatan belajar yang telah
ditentukan,Pondok Pesantren Al Muradiyah memberikan kegiatan tambahan. Kegiatan
tambahan ini dimaksudkan untuk membekali santri dengan pengetahuan-pengetahuan
praktis yang bermanfaat bagi dirinya dan juga masyarakat bila nantinya ia telah
keluar dari Pondok Pesantren.
E. Kegiatan Ekstra Kurikuler
(1) Tadarus Al Qur’an. Kegiatan
tadarus Al Quran dilakukan antara Shalat Magrib dan Shalat Isya yang bertempat
dimushalla bagi Santri yang tinggal di asrama.
(2) Muhadarah. Muhadarah adalah
latihan berpidato yang diikuti dan disaksikan oleh seluruh santri. Bentuk
kegiatan ini dilakukan agar santri mampu dan terbiasa berbicara dimuka umum.
Tujuannya adalah apabila nantinya seorang santri telah keluar dari pesantren
dan mengabdi di masyarakat ia mampu menyampaikan ajaran-ajaran agama dengan
baik kepada umat.
(3) Pembacaan syair-syair Maulid.
Bentuk kegiatan ini adalah dengan membaca syair Maulid Al Habsyi, Al Burdah.
Dalam membaca syair-syair maulid ini, terutama Maulid Al Habsy, biasanya diriringi
dengan memukul terbang. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membiasakan bershalawat
kepada Nabi Muhammad SAW. disamping itu juga untuk melestarikan dan
mengembangkan Seni Budaya Islam.
F. Data Kependidikan
a.
Keadaan Tenaga Pengajar Pondok pesantren Al
Muradiyah
Pada awal didirikan, jumlah tenaga
pengajar hanya 4 orang, dan Alhamdulillah sekarang, tenaga pengajar atau guru
pada Pondok pesantren Al-Muradiyah Kecamatan Daha Utara Negara Kabupaten Hulu
Sungai Selatan berjumlah 35 orang. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada
tabel berikut ini:
KEADAAN TENAGA PENGAJAR PONDOK
PESANTREN AL MURADIYAH
No
|
Nama
|
Pendidikan
Terakhir
|
Bidang
Studi yang Dipegang
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
|
KH.Ahmad
Sibawaihi
Ust.
H.Syamsuddin
Ust.
Husaini
Ust.
Abdul Khair
K.H.Kuderi
K.H.Buseran
Ust.
Arifin
Ust.
H.Baderun
Ust.
Hamsan
Ust.
Syahruddin
Ust.
H.Bakeran
Ust.
Baihaki
Ust.
H.Rajuni
Ust.
H.Yurni
Ust.
H.Ismail
Ust.
Baseran
Ust.
H.Maserani
Ust.
Abdul Hakim
Ust.
Abdul Muhith
Ust.
Ahmad Ramli
Ust.
Syamlan
Ust.
H.Tarmizi
Ust.
M.Yuseran
Ust.
Syamsuni
Ust.
Muhammad
Ust.
Jailani
Ustz.
Fathimah
Ustz.
Bathniah
Ustz.
Hayani
Ustz.
Rusinah
Ust.
Fadli
Ahmad
Saidi S.Pd.I
Ust.
M. Hazaqil
Ust.
Mariani
Ust. H.Fauzi
|
PP
Nurul Muhibbin
PP
Darussalam
PP
Al Muradiyah
PP
Darussalam
PP
Darussalam
Salatiyah
Mekkah
PP
Darussalam
PP
Ibnul Amin
PP
Darussalam
Dalam
Pagar
Dalam
Pagar
PP
Darussalam
PP
Darussalam
Salatiyah
Mekkah
Dalam
Pagar
PP
Al Muradiyah
PP
Al Muradiyah
PP
Al Muradiyah
PP
Al Muradiyah
PP
Al Muradiyah
Mejlis
Al Irsyad
PP
Al Muradiyah
PP
Darussalam
PP
Darussalam
PP
Al Muradiyah
PP
Bangil
PP
Al Muradiyah
PP
Al Muradiyah
PP
Al Muradiyah
PP
Al Muradiyah
PP
Al Muradiyah
S1
IAIN Antasari
Dalam
Pagar
PP
Al Muradiyah
PP Yaman
|
Tafsir,
Hadits
Fiqih,
Hadits
Tauhid,
Tasawuf
Nahwu,
Tafsir
Fiqih,
Tauhid
Balaghah,
U.Hadits, Tarikh, U.Tafsir, U.Fiqih
Nahwu,
Manthiq,’Arudl
Nahwu,
Akhlak
Nahwu,
Manthiq, Balaghah
Ushul
Hadits, Tauhid
Faraidl
Fiqih,
Tahsir, Tarikh
Tafsir,
Tasawuf
Nahwu
Sharaf,
Al Quran, Tajwid
Nahwu,
Tauhid
Al
Quran, Tajwid, Tafsir
Al
Quran, Tajwid, Hadits
Fiqih,
Akhlak
Sharaf,
Lughat, Akhlak
Tauhid,
Mahfuzdat, Tarikh
Lughat,
Mahfuzdat
Khath,
Sharaf, Hadits
Tauhid
Fiqih,
Akhlak
Nahu,
Sharaf
Nahu,
Sharaf
Lughat,
Hadits
Fiqih,
Tauhid
Al
Quran, Tajwid
Al
Quran
Matematika
IPA,
Bahasa Inggris, IPS,
Bahasa
Indonesia
Matematika,
IPA, Bahasa Inggris, IPS
Hadits,
Fiqih
|
b.
Keadaan Santri Pondok Pesantren Al Muradiyah
Pada awal didirikan, yaitu pada
tahun 1984 s.d. 1986 para santri hanya berjumlah 45 orang, dan hanya berasal
dari daerah sendiri/ Negara. akan tetapi, sejak tahun 1987, jumlah santri yang
belajar di Pondok Pesantren ini terus meningkat secara signifikan, dengan asal
daerah yang bermacam-macam, seperti: Danau Panggang, Babirik, Tabukan,
Margasari, Marabahan, dan lain-lain.
Data santri Pondok pesantren Al
Muradiyah tahun ajaran 2010/2011
NO
|
KELAS
|
JLH
|
I
|
II
|
III
|
IV
|
V
|
VI
|
L
|
P
|
L
|
P
|
L
|
P
|
L
|
P
|
L
|
P
|
L
|
P
|
L
|
P
|
1
|
30
|
20
|
47
|
21
|
44
|
31
|
36
|
30
|
32
|
21
|
55
|
33
|
244
|
156
|
JLH
|
50
|
68
|
75
|
66
|
53
|
88
|
400
|
G.
Keadaan Sarana dan Prasana
Kondisi bangunan pondok pesantren Al
Muradiyah Kecamatan Daha Utara Negara Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini terdiri
dari beberapa bagian, di antaranya ruang kelas, ruang dewan guru, ruang kepada sekolah,
ruang perpustakaan dan ruang tata usaha:
KEADAAN
SARANA DAN PRASARANA
No
|
Nama
Ruang
|
Jumlah
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
|
Kantor
guru
Asrama
Ruang
belajar / kelas
Mushalla
Kamar
mandi / WC
Perpustakaan
UKS
Kantin
Rumah
guru
Ruang
makan
Lap.
Olah raga
Ruang
Kegiatan Santri
Kantor
TU
Ruangan
untuk majelis ta’lim
|
1 buah
2 gedung
15 buah
1 buah
6 buah
1 buah
1 buah
1 buah
2 buah
1 buah
1 buah
1 buah
1 buah
1 buah
|
H.
Pendanaan
Segala pendanaan dan pembiayaan
kegiatan Pondok Pesantren sepenuhnya diusahakan oleh Pondok Pesantren Al
Muradiyah sendiri. Segala pendanaan dan pembiayaan tersebut bersumber dari:
1) Sumbangan dari santri ( Uang
semesteran )
2) Sumbangan dari Dermawan dan para
donator
3) Bantuan Dana BOS untuk Program Wajar
Dikdas 9 Tahun
4) Hasil Kantin (warung sekolah)
sumber pustaka www.seputar-negara.blogspot.com oleh Agoes Latief Romadloni S sos .
|
Assalamu'alaikum warahmatullah...
BalasHapusMohon tampilkan juga foto-foto gedung pesantren dan kegiatan para santri.
syokran katsiran.